Jumat, 03 Mei 2013

Cara Memanfaatkan Peluang Bisnis


Latar belakang

Usaha merupakan sesuatu yang dilakukan manusia untuk mendapatkan tujuannya. Tanpa usaha , mustahil bagi manusia untuk mendapatkan tujuannya. Salah satu usaha yang sering dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya adalah berwirausaha. Wirausaha adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan uang guna mencukupi kebutuhan manusia tersebut. Banyak manusia zaman sekarang yang berwirausaha karna melihat keuntungan yang didapatkannya untuk membantu terpenuhinya kebutuhan hidup manusia tersebut.

 

Banyak macam kegiatan wirausaha yang dapat dilakukan oleh manusia.  Contohnya : berdagang , membuka minimarket , dan lain-lain. Tetapi ada beberapa syarat dan sesuatu yang harus dilakukan oleh manusia sebelum membuka usaha. Yakni , manusia harus pandai membaca peluang usaha yang berada di sekitar kita. manusia harus pandai dalam membaca keadaan pasar. Apa yang dibutuhkan oleh pasar saat ini merupakan salah satu kepandaian kita untuk membaca peluang usaha.

 

Banyak yang kita butuhkan untuk membuka wirausaha. Oleh karena itu , kita harus memanfaatkan peluang usaha dengan sebaik-baiknya agar kita menjadi seorang wirausaha yang sukses. Penulis ingin membuat makalah yang berjudul “ Cara membaca peluang usaha“

 

 

Cara Membaca Peluang Usaha

Cara membaca peluang usaha penting dilakukan untuk membawa bisnis Anda ke pintu kesuksesan. Cara membaca peluang usaha ini mungkin merupakan salah satu hal yang paling membuat pusing dan bingung. Karena di sini kita dituntut untuk lebih teliti dalam konsep. Misalnya apa yang kita inginkan dari melihat peluang usaha ini? Jenis usaha apa yang ingin tekuni? Apakah jenis usaha itu mampu bertahan di pasar? Dan lain sebagainya. Banyak pertimbangan akan membuat Anda semakin bingung dan juga semakin teliti dalam melangkah.

Untuk bisa melihat jenis usaha yang Anda inginkan dan mampu bertahan di pasar, Anda harus melakukan beberapa tips berikut ini. Tips pertama adalah tentukan jenis usaha. Terkadang peluang usaha dilihat baru kemudian jenis usahanya ditentukan. Tetapi terkadang hal tersebut juga berlaku sebaliknya. Yang artinya, jenis usaha ini adalah jenis usaha bersifat tren, bersifat intuisi Anda dan lain sebagainya. Karena jika usaha Anda bersifat tren, maka usaha Anda akan mempunyai prospek yang bagus ke depannya. Jika usaha Anda bersifat intuisi atau obsesi maupun cita-cita, sebaiknya Anda juga imbuhkan dengan sesuatu yang unik yang berbeda. Pikirkan alternative yang bagus dan unik yang bisa bertahan lama di pasar.

Cara membaca peluang usaha yang kedua adalah dengan melihat produk Anda. selain sifat jenis usaha, Anda juga harus melihat produk yang akan Anda pasarkan. Teliti dan kaji baik-baik karena Anda akan mendapatkan keuntungan hanya dari produk Anda yang terjual. Apakah produk Anda cepat habis sehingga pelanggan mempunyai traffic atau perputaran omzet yang banyak? Apakah produk Anda lama habisnya tetapi keuntungan besar ketika produk Anda terjual? Teliti lebih lanjut mana yang Anda inginkan dan mana yang lebih menguntungkan.

Cara ketiga adalah tentukan target pasar. Jadi seerti yang kita ketahui bahwa produk Anda bisa terjual jika terdapat di pasar yang mana produk Anda akan terjual. Tentukan pasar atau daerah yang akan Anda masuki, jika memungkinkan Anda bisa menargetkan untuk mengekspor produk Anda. hal ini tidaklah mustahil mengingat banyak sekali cara yang bisa ditempuh agar bisa masuk ke pasar Internasional. Tetapi yang perlu diingat adalah Anda perlu memastikan kualitas produk Anda adalah kualitas Internasional agar tetap laku dan laris manis.

Cara membaca peluang usaha yang keempat adalah usaha di sekitar Anda. Jika di sekitar usaha Anda sudah ada usaha sejenis, Anda harus mengkaji ulang produk Anda. Jangan sampai Anda merugi karena sudah ada produk serupa di wilayah yang Anda inginkan. Kaji ulang dan temukan pasar yang lain yang bisa menerima produk Anda dengan lebih baik. Banyaknya pesaing akan mengakibatkan produk Anda kurang terjual, bahkan yang mengerikan adalah tidak terjualnya produk Anda. Tetapi jangan pernah takut untuk mencobanya. Anda harus memastikan produk Anda mempunyai karakteristik tersendiri sehingga layak jual dan mampu bersaing dengan produk yang sudah ada. Tetapi jika Anda tidak mempunyai karakteristik, maka tetap kaji ulang produk Anda.

Setelah melihat cara di atas, sekarang saatnya Anda merasa yakin untuk menentukan jenis usaha yang akan Anda tekuni dan resiko yang membayanginya. Jika Anda merasa yakin dengan jenis usaha yang Anda dapatkan, cobalah untuk menemukan jenis usaha yang lain. Untuk memastikan produk Anda bagus atau tidak, buatlah jurnal untuk membandingkan jenis-jenis usaha yang Anda inginkan dan yang ada di pasaran. Cara ini akan membantu Anda menentukan jenis usaha yang cocok dengan usaha Anda dan dnegan pasar.

Membaca pasar dengan jeli tentunysa sangat berpengaruh pada kesuksesan seorang pebisnis. Membaca pasar dengan jeli akan membuat Anda sebagai pelaku usaha untuk menentukan barang atau jasa apa yang sedang dibutuhkan oleh pasar. Misalnya adalah tulang dan tanduk sapi atau kerbau. Limbah tulang dan tanduk sapi maupun kerbai di Negara kita sangat berlimpah. Jika Anda jeli melihat peluang ini, maka Anda akan berpikir bahwa Anda harus memanfaatkan limbah-limbah tersebut. Anda bisa mempelajari berbagai teknik untuk memanfaatkan limbah-limbah tersebut menjadi sesuatu yang berguna.

menemukan teknik yang tepat, maka Anda bisa mengubah bahan-bahan alami tersebut menjadi aksesoris cantik seperti tusuk konde, anting tribal, kalung dan sirkam. Aksesoris-aksesoris cantik ini tidak hanya sukses di dalam negeri, jika Anda bisa memasarkannya dengan tepat, maka Anda juga mampu mempekenalkannya sampai ke pasar Internasional, misalnya Eropa dan Amerika Serikat. Ada lagi satu limbah yang bisa anda manfaatkan selain tanduk dan tulang sapi dan kerbau, yaitu potongan kayu sisa industry mebel yang banyak ditemukan di sekitar kita.

Membaca pasar dengan jeli dengan bahan limbah ini juga dibidik oleh seorang pengusaha bernama Sarah. Sarah mulai membuka usaha aksesoris ini pada September 2011 dan dia memang langsung membidik pasar Amerika Serikat dan Eropa. Kesuksesan ini tak lepas dari kebutuhan pasar Eropa dan Amerika Serikat yang sangat gemar dengan perhiasan ramah lingkungan. Hal inilah yang bisa Anda contoh. And atidak perlu ragu dengan sumber daya yang kita miliki di negara kita. Karena masih banyak sekali limbah yang terbuang percuma padahal masih bisa dimanfaatkan dengan maksimal, seperti limbah tulang, tanduk dan limbah kayu tersebut.

Ketika Anda mulai berkomitmen untuk membangun sebuah bisnis, maka Anda juga harus bisa memilih komponen dengan tenang dan bijaksana. Sama halnya ketika Anda berkomitmen untuk membuat bisnis aksesoris dengan bahan limbah ini, maka Anda juga harus bisa menemukan pengrajin dengan kualifikasi yang Anda inginkan. Karena para pengrajin itu seperti halnya seniman, maka Anda bisa memastikan memilih pengrajin yang mempunyai daya imajinasi yang tinggi. Bisanya pengrajin yang mempunyai darah seni yang kental mampu memberi masukan tentang desain dan bisa menciptakan produk cemerlang dari desain pesanan pembeli. Imajinasi dan kemampuan pengrajin juga menjadi modal yang sangat penting. Jadi, jangan sia-siakan hal ini. Carilah pengrajin yang memang mumpuni.

Membaca pasar dengan jeli di dalam negeri maupun di luar negeri akan menciptakan kesuksesan yang nyata. Salah satu desain dan produk yang paling terkenal dan menjadi trend di dunia adalah tribal earrings atau anting-anting tribal. Tidak hanya di wilayah Amerika Serikat dan Eropa saja yang menggemari anting ini, di Indonesia sendiri sudah mula banyak yang mencari produk ini. Untuk mencari bahan (yaitu kayu bekas atau tulang dan tanduk sapid an kerbau), Anda bisa mencarinya di tempat-tempat pemotongan sapi di Jawa, Nusa Tenggara Timur dan Lombok.

Dan tidak hanya hal tersebut saja tetapi kita harus melihat beberapa aspek berikut ini:

1.      Jenis Usaha. sebagai wirausahawan kita harus mempunyai Visi dan Misi. Jika usaha bersifat tren, usaha itu tidak akan berlangsung lama setelah bergantinya tren jaman, namun usaha itu akan mempunyai prospek saat tren itu menjadi top topik jaman itu. Jika usaha bersifat intuisi, atau dengan kata lain adalah obsesi, cita-cita, sebaiknya pikirkan ulang dan buat suatu hal yang unik dan berbeda, juga kembangkan bisnis panggilan jiwa (intuisi) tersebut.

2.      Produk .Teliti dan kaji baik-baik, karena itu akan mendapatkan keuntungan hanya dari produk yang terjual. Apakah produk tersebut  cepat habis, sehingga pelanggan mempunyai traffic atau perputaran omzet yang banyak? Apakah produk tersebut  lama habisnya tetapi keuntungan besar ketika produk terjual?

3.      Target Pasar. Produk bisa terjual jika terdapat pasar yang mana produk tersebut akan terjual di dalamnya. Tentukan pasar, atau tempat entah itu kota lain, pulau lain, bahkan ekspor ke negara lain jika perlu agar produk tersebut terjual.

4.      Usaha Di Sekitar kita. Jika kita  sudah menemukan jenis usaha, kita harus melihat satu aspek lagi, yaitu melihat usaha di sekitar. 

 

Kesimpulan

Dalam keadaan apapun , sebagai jiwa pebisnis harus pintar-pintar memanfaatkan peluang bisnis. Semakin memanfaatkan peluang bisnis, semakin baik dalam menaikan jumlah keuntungan dan memajukan perekonomian Negara sendiri.

2 komentar: